Thursday, January 3, 2019

Aturan Penambahan Akhiran "s/es" Pada Verb Simple Present Tense

Yo gaes, Assalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh!

Balik lagi bersama Shareandlearnkuy, bzzz *udah ala-ala vlogger belum sih? hehe, maklum, gak kesampaian jadi vlogger karena gak punya peralatannya dan bokek sesuatu hal, hehehe.


Yup, langsung aja deh, kali ini masih menyinggung tuh yang namanya Grammar, dan sesuai yang aku bahas kemarin, yaitu Simple Present Tense. Katanya simpel, nyatanya ruwet *haha, enggak kok serius. Nah, kemarin kita udah bahas formula dan pembuatan kalimat dalam Simple Present Tense. Kemarin juga kita nemuin tuh, kenapa verb dengan subyek He, She, dan It dibedain dengan Verb dengan subyek I, you, They, dan We. Iya, semacam diskriminasi gitu ya. hehe,
Oke, kali ini ini kita bakal ngebahas kenapa ada "diskriminasi" itu. Kenapa do berubah jadi does, sementara play cuma tinggal nambahin "s" jadi plays ? well, yuk, simak bareng-bareng ulasan di bawah ini! 😉




Aturan Penambahan "-s/-es" Pada Verb di Simple Present Tense

Enggak cuma masuk kerja, kuliah, sekolah, ngegame, LULUS KULIAH dan NIKAH aja yang ada syarat sah nya. *maap kalau nulis kata yang ke-caps lock di kalimat sebelumnya bawaanya nge-gas, maap maap*
Penambahan akhiran -s/-es juga punya syarat sah juga agar sah digunakan pada verb dalam kalimat agan-agan semua. Cek toko sebelah di bawah ini gan buat syarat-syaratnya:

1. Subyek dalam kalimat harus He, She, atau It
Seperti yang udah kita bahas pada postingan sebelumnya tentang Simple Present Tense, kalimat dengan subyek He, She, dan It kata kerjanya cukup unik, yaitu perlu penambahan akhiran -s/-es. Sementara untuk subyek selain itu, kita langsung saja comot dan tempel kata kerja dari bentuk pertamanya langsung ke kalimat kita.

2. Untuk kata kerja yang berakhiran -y
Nah masuk ke peraturan penambahan akhiran, kalo aja nih agan nemuin verb atau kata kerja dengan huruf akhiran -y dan sebelumnya huruf y tersebut adalah huruf Konsonan, maka agan kudu ganti -y tersebut dengan -ie terlebih dahulu, lalu tambahkan -s. berikut beberapa contohnya:

Fly  ->  Flies
Try  -> Tries
Fry  -> Fries
Cry  -> Cries

Sementara jika kata kerjanya diakhiri dengan huruf y tapi huruf sebelum huruf y merupakan huruf Vokal(a,i,e,o,u) maka agan langsung tambahkan akhiran -s.

Play -> Plays
Buy -> Buys
Pray -> Prays

3. Untuk kata kerja yang berakhiran -o
Kata kerja yang berakhiran -o juga punya aturan sendiri dalam penambahan akhiran (suffix) dalam tenses present tense. Mudah banget, jika agan-agan menemui verb yang berakhiran -o langsung tambahkan akhiran -es di belakang kata kerja tersebut. Nih contohnya:

Do -> Does
Go -> Goes

4. Untuk kata kerja yang berakhiran -ch, -s, -sh, -x, -z
Kata kerja yang berakhiran huruf yang aku sebutin di sub-judul males ngetik lagi, juga ada aturan spesifik dalam penambahan akhiran. Agan perlu nambahin akhiran -es untuk kata kerja yang memiliki huruf akhiran tersebut. Di bawah ini adalah beberapa contohnya:

Pass -> Passes
Watch -> Watches
Fix -> Fixes
Buzz -> Buzzes

Dan itulah aturan spesifik dalam penambahan akhiran "-s/-es" pada kata kerja di simple present tense. Semoga apa yg baru saja aku share ini bermanfaat buat agan-aganwati semua. WARNING, jangan diprint dan dijadikan kertas contekan yaps, hahaha. God always sees what you do.

Woke gaes, undur diri dulu, wassalamualaikum warrahmatullah wabarakatuh.
Load disqus comments

0 comments